Hotmelt atau lem panas, adalah adhesive / lem berbentuk butiran atau lonjong yang harus dipanaskan terlebih dahulu di drum pemanas, dipompakan ke tangki lem, lalu diaplikasikan menggunakan mesin lem wheel atau nozzle
EVA ( Ethylene Vinyl Acetate ) dan Polyethylence (PE) adalah bahan lem panas yang paling sering ditemui. Lem EVA dan PE memiliki waktu pengeringan yang singkat.
Polyurethane Reactive (PUR) adalah bahan lem panas yang memiliki daya lekat palling kuat dengan pemakaian jumlah lem yang lebih sedikit daripada EVA atau PE. Berbeda dengan bahan lem panas lainnya, PUR berwarna bening sehingga dapat dipakai pada bahan cetak transparan tanpa merubah warna.
Pressure-Sensitive Adhesive adalah lem yang melekat sempurna bila diberi tekanan. Contoh penggunaan Pressure-Sensitive Adhesive adalah label stiker, lidah amplop, isolasi, dan lain lain.
Lem berbahan dasar acrylate atau resin epoxy yang mengering ketika disinari dengan sinar UV. Lem ini dapat mengering dalam hitungan detik sehingga seringkali digunakan dalam produksi dengan kecepatan tinggi.